Pagi ini, hati ini tergerak lagi untuk menulis. Hha memang belum bisa konsisten untuk hal ini. Hhu. How embarrassing this is. I should learn to consist and consist.
Anyway, tulisan hari ini saya akan dedikasikan kepada orang-orang yang mensupport dan bermakna.
Pertama, saya akan bercerita tentang sebuah kegiatan di kampus. Setelah berjuang sedikit demi sedikit bersama tim inisiator aitu Faikar, Luthfi, dan Sam, yang saya sebut jadi sobi kuartet FST. Sedari awal kami berniat bersama untuk memperbaiki dan membangun kembali FST yang sedang dalam diam. Sepi.
Singkatnya, kami sudah buat plan dengan time table bersama : Kumpul dengan ketua himpunan 4 prodi > Musma FST ( Pembuatan AD ART) > Pemilihan Ketua FST >> Musma FST ( Sertijab ) >> Pergerakan FST. Beriringan dengan ini, langkah demi langkah kita lewati, walau kadang harus di atas jam 6 karena jadwal yang berbeda, namun karena keinginan kuat ini kami tetap kumpul, megkonsepkan, menjabarkan, menggerakkan dan begitu terus menerus. Hingga kumpul dengan HIMA selesai > merencanakan MUSMA FST, walau hingga sebulan dengan kuota yang tidak stabil akhirnya MUSMA FST selesai juga > Pemilihan Ketua FST ( Ini yang jadi pokok tulisan disini.)
Kedua, 4 prodi mempersiapkan delegasi untuk wakil calon ketua FST dan lucunya adalah yang maju jadi calon, ya kita-kita lagi sebagai tim inisiator. Hueehehe. Rada berasa aneh karena harus kompetisi sama mereka, secara kita bisa sharing dll bareng.
Saya tidak tertarik dunia politik. Sungguh. Saya tidak haus kekuasaan dan jabatan. Juga saya selalu ingat bahwa pemimpin sebaiknya laki-laki. Jadi saat dipercaya untuk maju, saya membuat komitmen terhadap diri sendiri, dimulai dr akademik, ternyata cukup untuk maju, kemudian saya hanya berserah pada Sang Maha Pencipta, jika diizinkan menang, insyAllah saya berusaha tanggung jawab secara maksimal sesuai kemampuan saya.
Sehari sebelum orasi & debat, senior dan kawan2 saya teringat mengenai kampanye. Yah, sedari awal saya tidak menginginkan hal seperti itu. Hehe maluuuu rasanya. Karena prinsip saya, jika orang percaya pd saya, yaa karena memang tahu seperti apa dan bagaimana saya. Tapi sebuah inisiatif besar dilakukan oleh Haryono (ono), Ka Dimas Aji, Ka Eka Primasatya.
Inisiatif yang mengagetkan saya juga. Shock abis mamen. Ternyataaa sore2 mereka buat persiapan di Rumah Ka Eka Pb, dari buat design pamflet, kemudian disebarkan malam itu juga melalui media facebook, bbm, dan lainnya. Dan saya baru lihat saat malam sampai d rumah. Pamflet yang berisi foto saya sudah kemana-mana. Dibantu teman2 lain, serti Icha (Zahriska), Dara, dengan tag, juga menyebarkan visi misi saya di grup sana-sini. Wkwkkwkwwkkwwkwkw. Gokiiiiiiil. Gareeloooo pisan ieu teh. Gilaaa yaaaa! Ioewhvwuhoaivbcpawihawb ewp buewiuruewhf vjipiwahwvi0wpvqeu hehehe