This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

January 29, 2015

Apa adanya atau ada apanya (?)

Semenjak lulus, muncul cukup banyak kalimat "wah Isna berubah ya...", "Isna beda ya sekarang..."
Hhe. Saya mengerti maksud kalimatnya..bukan mengarah ke fisik, tapi perubahan sikap. Saya yang sekarang sepertinya bersikap lebih terbuka dan lebih senang bercanda (atau mungkin terlalu bercanda?) dibanding yang lalu..

Entah suka atau ketidaksukaan maksud dari kalimat seperti itu. Tapi saya sedang menjalani diri yang apa adanya...supaya tidak fokus ke ada apanya..haha.
Semenjak merantau (dari Bogor ke Bandung), membawa jiwa ini cukup berbeda dari biasanya. Saya memilih mengiyakan tawaran mengerjakan tugas akhir di Bandung pun karena sedang menantang diri sendiri untuk tumbuh dan berkembang lebih mandiri. Setidaknya berkurang (sedikit) rasa manja dan ogo, tapi sepertinya masih tetap ada ego juga. huhu.

Kisaran tiga bulan lalu, setelah lulus dan menjelang wisuda..menjadi waktu awal yang paling apa adanya sikap saya terhadap sekitar.

January 16, 2015

Kabur dari Lab

Aku sudah lama sekali tidak menulis di blog. Ah, ya aku mulai bisa menulis lagi di blog saat ini karena setelah kabur dari Lab dalam seminggu ini. haha. Sebut saja kabur...ah, rindu..aku rinduu...rindu menulis..
Kabur dari Lab minggu ini membawa saya untuk sementara mengubah fokus yang biasa di Lab sekarang menuju ke depan laptop...mengerjakan PR menulis.

Pola yang biasa dikenal dalam dunia penelitian, setelah riset berlanjut ke publikasi ilmiah. Suatu perwujudan karya dan identitas bagi peneliti dengan berbentuk paper yang dimuat dalam jurnal karya ilmiah. Siapa sih yang tidak kenal apa itu publikasi..apalagi untuk orang-orang yang berjiwa ilmiah tinggi, suka menchallenge dirinya untuk publikasi ke jurnal ilmiah sekelas Scopus, Elsevier, Sciencedirect dsb. Seperti Journal of Virology, Journal of Microbiology, Nature untuk bidang biologi, bioteknologi, dst., IEEE untuk bidang elektro dan informatika, AJIL untuk bidang hukum, JIE untuk bidang ekonomi, dsb. Selain daftar jurnal luar negeri tersebut, Indonesia juga punya jurnal yang sudah terindex scopus. Jadi terkadang tidak perlu jauh mencari karena yang dibutuhkan ada di dekat kita :) (lho?)

Dalam sebuah meeting akhir tahun 2014 kemarin, ada brainstroming pola pemikiran yang baru dan menarik untuk dipelajari yaitu pentingnya mendaftar paten, kemudian dapat melakukan publikasi ilmiah.
Karena biasanya jika dimulai dari publikasi, hanya ada waktu 6 bulan untuk mendaftarkan paten. Sedangkan jika lewat dari waktu tersebut, tidak dapat dipatenkan lagi.