Semenjak lulus, muncul cukup banyak kalimat "wah Isna berubah ya...", "Isna beda ya sekarang..."
Hhe. Saya mengerti maksud kalimatnya..bukan mengarah ke fisik, tapi perubahan sikap. Saya yang sekarang sepertinya bersikap lebih terbuka dan lebih senang bercanda (atau mungkin terlalu bercanda?) dibanding yang lalu..
Entah suka atau ketidaksukaan maksud dari kalimat seperti itu. Tapi saya sedang menjalani diri yang apa adanya...supaya tidak fokus ke ada apanya..haha.
Semenjak merantau (dari Bogor ke Bandung), membawa jiwa ini cukup berbeda dari biasanya. Saya memilih mengiyakan tawaran mengerjakan tugas akhir di Bandung pun karena sedang menantang diri sendiri untuk tumbuh dan berkembang lebih mandiri. Setidaknya berkurang (sedikit) rasa manja dan ogo, tapi sepertinya masih tetap ada ego juga. huhu.
Kisaran tiga bulan lalu, setelah lulus dan menjelang wisuda..menjadi waktu awal yang paling apa adanya sikap saya terhadap sekitar.
Hhe. Saya mengerti maksud kalimatnya..bukan mengarah ke fisik, tapi perubahan sikap. Saya yang sekarang sepertinya bersikap lebih terbuka dan lebih senang bercanda (atau mungkin terlalu bercanda?) dibanding yang lalu..
Entah suka atau ketidaksukaan maksud dari kalimat seperti itu. Tapi saya sedang menjalani diri yang apa adanya...supaya tidak fokus ke ada apanya..haha.
Semenjak merantau (dari Bogor ke Bandung), membawa jiwa ini cukup berbeda dari biasanya. Saya memilih mengiyakan tawaran mengerjakan tugas akhir di Bandung pun karena sedang menantang diri sendiri untuk tumbuh dan berkembang lebih mandiri. Setidaknya berkurang (sedikit) rasa manja dan ogo, tapi sepertinya masih tetap ada ego juga. huhu.
Kisaran tiga bulan lalu, setelah lulus dan menjelang wisuda..menjadi waktu awal yang paling apa adanya sikap saya terhadap sekitar.














