
Tepat pada tanggal 21 Maret
2016, PT. Chocomory -sebuah anak perusahaan PT. Cimory- mengadakan media
gathering di Cimory Riverside dalam rangka melaunching sebuah produk inovatif yang rasanya belum
ada bandingannya (bagi saya). Sebagai pecinta cokelat putih (ya, saya pemakan cokelat
putih dibanding cokelat biasa). Siang itu saya merasakan sebuah perpaduan
antara cokelat putih dan yogurt yang menghasilkan suatu rasa yang enak dan pas.
Kenapa? Karena biasanya saat saya memakan cokelat putih, begitu manis dan
legit, jika berlebihan di mulut akan terasa eneg dan hal ini tidak terjadi pada
produk ini. Yes, i like it! Rasanya ? Lebih baik kamu cepat coba
sendiri! :D
Produk yang baru dilaunching
tersebut bernama Chocogurt, sesuai dengan
namanya untuk paduan cokelat dan yogurt. Setelah dikulik, komposisi chocogurt ini
terdiri dari cokelat putih, bubuk yogurt, rice crispy, dan potongan buah
strawberry (yang telah dikeringkan). Teknik pembuatan Chocogurt ini
ternyata cukup sederhana. Tahapannya yaitu cokelat putih yang telah menjadi
larutan cair dicampur dengan bubuk yogurt, ditambahkan rice crispy, dan
potongan bah strawberry (yang telah dikeringkan). Pengadukan semua komponen
dilakukan secara merata dalam wadah yang suhu pengadukan tidak lebih dari 40
derajat celcius. Adonan cokelat dimasukkan ke dalam cetakkan, didinginkan
selama 30 menit didalam lemari pendingan pada suhu dibawah 5 derajat celsius.
Setelah membeku, cokelat pun siap untuk disantap. Yummy! :9 Proses riset dan
formulasi Chocogurt ini tergolong cepat dengan kisaran 3 bulan.
Berbicara produk yang baik,
tentu membuat penasaran sosok dibalik keberhasilan PT Chocomory menghasilkan
chocogurt ini. PT Chocomory dipimpin oleh Alex Sutantio. Seorang pengusaha muda
yang memulai pendirian PT Chocomory sejak tahun 2012. Bermodalkan pendidikan
sarjana jurusan Teknik Pangan lulusan salah satu Universitas di Australia, saat
kembali ke Indonesia mempunyai misi untuk meningkatkan derajat industri cokelat
di Indonesia. “Produk Chocomory ini didesain nyeleneh”, seru Alex. Maksud
nyeleneh itu adalah produk Chocomory tidak mengikuti cokelat pada umumnya yang
harus dengan ada kacang mede, dan lainnya seperti cokelat biasanya. Chocogurt
merupakan inovasi pertama di Indonesia atas sebuah cokelat digabungkan dengan
yogurt, dengan awalan riset pada cokelat di Eropa, kemudian didesain dengan
sentuhan asli Indonesia. Tambahan teknologi terbaru dalam proses pengeringan
buah membantu saat formulasi komponen bahan utama tersebut.
“Dengan adanya Chocomory
dan chocogurt ini, kita sebagai orang Indonesia bisa berbangga hati bahwa
Indonesia punya produk cokelat yang enak”, papar Alex. Produk cokelat ini
tentunya menyasar target pada teenager,
youngkies dan young professional, yaitu sekitaran usia 15 -25 tahun, namun
tentunya terbuka untuk siapa saja. Selain premium di Cimory mountain view, Cimory riverside, dan Cimory di Jawa Timur, cokelat berpadu yogurt yang terbungkus merah muda berukuran 35 gram ini dalam waktu dekat akan mudah diperoleh di supermarket retail dengan harga 10 ribu saja.
Acara media gathering yang
dihadiri oleh awak media seperti kompas, tempo, blogger dan lainnya tidak
selesai dalam pemaparan dan sesi tanya jawab. Putri Kemala Sari, selaku Public Relation PT Chocomory kemudian
mengajak peserta yang hadir untuk makan siang, dan games menarik di chocoshop
chocomory. Permainan yang didesain simpel dan menarik ini diikuti dengan
antusias oleh para peserta dari media. Pemenang permainan tentunya membawa
hadiah coklat yang lebih. Hihi. Permainan mencari cokelat dan berfoto bersama menjadi
penutup acara media gathering.
I just want to tell you
that chocogurt is highly
recommended, especially for chocolovers! <3 span=""> 3>












No comments:
Post a Comment